Jakarta –
PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) buka suara merespons dampak peristiwa serangan Amerika Serikat ke Venezuela terhadap aset di negara Amerika Selatan itu.
PIEP merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 71,09% Maurel & Prom (M&P). Salah satu aset yang dikelola oleh M&P berada di Venezuela.
M&P mengelola aset lapangan migas Urdaneta Oeste yang terletak di Danau Maracaibo, dengan porsi kepemilikan 40%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani mengatakan, peristiwa serangan AS ke Venezuela tersebut tidak berdampak terhadap aset maupun karyawan yang bekerja di sana. Ia mengatakan kegiatan operasional pun masih berlangsung.
“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2025).
Dhaneswari mengatakan PIEP terus melakukan pemantauan secara cermat terhadap dinamika situasi yang berkembang di Venezuela. Selain itu, pihaknya juga terut serta menjalin koordinasi yang berkelanjutan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas.
Hal ini sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dan komitmen perusahaan dalam memastikan keselamatan serta keberlangsungan operasional.
Sebagai tambahan informasi, serangan ke Venezuela yang dilancarkan AS akhir pekan kemarin berujung penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores.
Tonton juga video “Trump Mau Kendalikan Venezuela Usai Maduro Ditangkap: Ini Negara Mati!”
(hrp/hns)