Jakarta –
Korban tewas akibat banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut) bertambah. Korban tewas kini dilaporkan menjadi 13 orang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sitaro, Joickson Sagune, mengungkap sebanyak 18 orang lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, 3 orang masih dinyatakan hilang.
“Sebanyak 13 orang meninggal, 3 hilang dan 18 luka-luka,” ungkap Joickson dilansir detikSulsel, Senin (5/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joickson mengatakan banjir bandang dipicu curah hujan yang tinggi. Sejumlah akses jalan terputus dan fasilitas umum rusak parah.
“Curah Hujan tinggi sehingga pada beberapa lokasi terjadi bencana banjir bandang yang mengakibatkan adanya korban jiwa, bangunan rumah dan akses jalan tertimbun material,” katanya.
Wilayah terdampak banjir bandang yakni Kelurahan Bahu di Kecamatan Siau Timur, Kampung Bandil di Kecamatan Siau Timur Selatan, Kelurahan Paseng, Kampung Bumbiha dan Kampung Peling di Kecamatan Siau Barat, Kampung Laghaeng, dan Kampung Batusenggo di Kecamatan Siau Barat Selatan.
Baca berita selengkapnya di sini.
(whn/jbr)